When Im Sad, Im Being Happy Instead
Tuesday, 5 November 2013
tak terubahkan...
dalam keadaan aku bersujud tubuh sehingga terkebas setiap rongga,
aku meminta Dia izinkan kamu untukku
aku merayu agar disudikan nafasmu milikku.
dalam terjasad aku bersimpuh terus sehingga
tergamam setiap raksa,
aku menjenguk Dia datangkan kamu selalu
aku menyembah agar dihulurkan ikhlasmu setuju.
dalam suasana aku terduduk teguh sehingga terkeras
setiap hirup,
aku menunggu Dia hidupkan sepenuhnya
aku menangis agar dikasiankan mimpiku seikhlasnya.
dalam bayangan aku berlutut tegap sehingga terkemam
setiap degup,
aku mengemis Dia bagikan seredhanya
aku merengek agar diihsankan dirimu selamanya.
namun aku lupa,
dalam keadaan terjasad suasana bayangan aku
bersujud simpuh duduk berlutut itu tadi,
telah tertulis atas awan berdakwat pekat likat kekal
tak terubahkan.
jodoh mati sesungguhnya--
wahai manusia, pendeta, dan rakyat jelata,
telah siap hikayatNya.
minta rayulah,
pujuk sembahlah,
tunggu tangislah,
emis rengiklah,
takkan terubahkan......
-Fynn Jamal-
Puisi Tepi Jalan, Khamis, Februari ke 10, 2011.
1 comment:
Suri Sutera
6 November 2013 at 21:20
syazwani pun meminati puisi ya.... samalah kita hee
Reply
Delete
Replies
Reply
Add comment
Load more...
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
syazwani pun meminati puisi ya.... samalah kita hee
ReplyDelete